MANAJEMEN BISNIS LANGITAN
Menjelang tanggal 10 Muharam yang lalu, Mas Pramono Galduwur sowan Eyang Uti di Selokraman. Waktu itu Mas Pram bercerita bahwa baru saja Dik Ita (istrinya almarhum Dr Teguh) baru saja mengikuti seminar dengan judul Manajemen Bisnis Langitan. Secara ringkas di sebutkan bahwa MANAJEMEN BISNIS LANGITAN adalah :
- Aktivitas di awali dengan wudhu
- Baca Al Qur’an tiap hari
- Dhuha rutin
- Tahajud
- Sebelum tidur minum air putih 3 gelas
- Shodaqoh sepagi mungkin (sebelum jam 9 pagi)
- Memaafkan kesalahan orang lain yang pernah menyakiti kita
- Restu sepasang bidadari (kedua Ibu : Kandung dan Mertua)
- Pikirkan orang lain.
- Aktion
Berpasangan lebih di lapangkan.
Dengan pertimbangan bahwa anggota KBH banyak yang punya usaha bisnis, maka Eyang Uti menghendaki agar Manajemen Bisnis Langitan dari Mas Pramono di masukkan ke Buletin KBH. Silakan menafsirkan sendiri poin-poin dari Manajemen Bisnis Langitan tersebut diatas.
Redaksi sedikit komentar tentang poin restu sepasang bidadari (Ibu kandung dan Ibu mertua). Restu Ibu sangat di butuhkan agar Alloh ridlo terhadap apa saja yang kita lakukan termasuk bisnis. Namun sepasang bidadari di sini sedikit berbeda dengan sepasang bidadari yang pernah di sampaikan oleh BdN (resepnya Mas Ippho). Menurut Mas Ippho, sepasang bidadari adalah : yang pertama orang tua yang melahirkan/mengasuh kita yaitu ayah dan Ibu baik kandung maupun mertua. Sedangkan bidadari yang kedua adalah pasangan kita (istri atau suami jika yang berbisnis istri).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ayo komen biar rame