Halaman

Kamis, 21 Maret 2013

IYAK-IYAK ITEL


IYAK-IYAK ITEL
Oleh : Eyang Uti
       Pada zaman dahulu kala, ada seorang anak kecil yang namanya Iyak-Iyak Itel. Rumahnya di tepi hutan. Ibunya sudah meninggal. Ia di asuh Bapaknya. Karena kasihan sama anaknya, bapaknya kawin lagi. Niyatnya supaya anaknya ada yang mengasuh dia bisa bekerja di sawah. Tetapi sayangnya, ibu tirinya itu tidak sayang sama Iyak-Iyak Itel. Dia memperlihatkan sayangnya kalau ayahnya ada di rumah.
       Pada suatu hari si ibu tiri itu menyuruh Iyak-Iyak Itel mencari sayuran yang namanya pare ulo. Katanya adanya di dalam hutan. Tidak boleh pulang kalau belum dapat pare ulo yang besarnya sama dengan pohon kelapa. Anak yang masih kecil itu berangkat masuk hutan. Setiap onggokan daun di kais-kais sambil bicara : “Mana ya sayur pare ulo itu?”. Ada ular yang menjawab : “Aku sayur pare ulo.” Iyak-Iyak Itel bertanya : “Besarmu seberapa?”.  Ular menjawab : “Besarku sama dengan pohon bambu”. Iyak-Iyak Itel berkata : “Kalau hanya sebesar itu, ibuku tidak mau”. Si Ular memberi tahu supaya Iyak-Iyak Itel masuk ke dalam hutan yang lebih jauh lagi, di sana ada sayur pare ulo yang besarnya sama dengan pohon kelapa. Benar, ular yang besar sekali itu ada. Ular itu mau di ajak pulang. Iyak-Iyak Itel naik di punggungnya. Di sepanjang jalan dalam hutan itu banyak mangga masak, rambutan masak berjatuhan. Iyak-Iyak Itel senang sekali makan buah-buahan itu. Setelah keluar hutan lewat sawah-sawah. Petani-petani sedang bekerja. Para petani yang melihat ada ular besar keluar dari hutan, lari tunggang langgang pulang ke rumahnya masing-masing dan menutup pintunya rapat-rapat.
       Sampai di rumah Iyak-Iyak Itel memanggil-manggil ibu tirinya : “Ibu, Ibu, ini sayur pare ulonya sudah dapat, buka pintunya Bu..!”. Waktu ibunya membuka pintu, melihat ular besar itu langsung jatuh pingsan dan terus mati. Sebenarnya ular besar itu adalah seorang ksatria tampan putra raja yang pura-pura  jadi ular. Iyak-Iyak Itel terus di ajak pulang ke istana oleh kesatria itu.
       Cerita ini aslinya dari ibunya Eyang Uti, setiap mau tidur Eyang Uti selalu di dongengkan dulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ayo komen biar rame