AYAHKU R MD HOEDAN
Alhamdulillah kami bersyukur sekali dikaruniai orang tua yang sangat baik. Ibuku sosok yang sangat penyayang dan ayahku sosok yang sangat disiplin dan jujur. Keduanya kalau dipadukan maka sangat serasi karena bisa saling mengisi dalam hal mendidik anak. Bisa dibayangkan kalau keduanya punya sifat yang sama mungkin kami tdk seperti sekarang ini.
Untuk kali ini sy akan cerita tentang bpk kami R.Md.Hoedan.
Pak Hoedan itu sama Alloh swt dikaruniai otak yg cerdas. Saya pernah melihat nilai raport bapak itu tidak ada nilai 6 nya. Yang ada 7, 8, 9, 10. Waktu sy lihat raport bpk sy terkagum kagum juga...kok bisa begitu ya..?!...kok aku anaknya belum bisa seperti itu ya..?...
Bapak juga sangat memperhatikan dan menyayangi anak2 nya. Terbukti kalau bapak dapat makanan dari kantor sering dibawa pulang untuk oleh2 anaknya..
Kalau ingat semua itu aku jadi ingin nangis. Bapak sering membelikan buku buku bacaan untuk anaknya. Kalau subuh bpk selalu berdiri di depan pintu kamar anak2 sambil menyanyi dg maksud agar anaknya mau bangun untuk melaksanakan sholat subuh. Wah...air mataku jadi tidak terbendung nih...terbayang bapak nyanyi dg lirik lagu seperti ini
Bapak mengganti lirik lagu bila diperlukan. Kalau sedang membangunkan saya bapak akan menyanyi
" mbak Warih...ndang tangiyo...iki wis jam piro...yenwis tangi enggal wudhuo...banjur enggal sholato "
Nanti kalau membangunkan anaknya yg lain lagunya sama hanya namanya diganti. Terasa banget sayangnya bapak kepada anak anaknya.
Bapak juga selalu menanyakan kepada kami " wis sholat opo durung ?...sehingga ketika itu kami sering ngumpet2 takut ditanya bapak. Maklum wkt itu masih anak anak jadi inginnya bermain terus bersama teman teman. Bapak kelihatan sekali menjaga amanah yang diberikan Alloh swt terutama kepada anak anak yang wanita bapak selalu melindunginya dengan cara membatasi pergaulan anak anaknya, menjemput kalau kemaleman belajar bersama di rumah teman dll.
Kami juga sering dibonceng bapak naik sepeda, diantar bapak belajar qiro' ah, disuruh belajar di madrasah dll.
Pokoknya kuacungi jempol deh bapak.
Dalam menjaga amanah Allih swt bapak termasuk orang yang hati hati memilihkan jodoh anak anaknya. Bapak sll memandangnya dari sudut pandang agama, bukan keduniawian. Begitulah yang kutau tentang bapak. Sebenarnya masih banyak lagi yang mau kutulis tp insyaAlloh kapan kapan lagi ya kbh..smg bapak bahagia disisi Alloh swt dan ditempatkan di tempat yg mulia di sisiNya karena menurut kami bpk sdh melaksanakan apa yang diperintahkan Aloh swt.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ayo komen biar rame